Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Sabtu, 21 April 2012

KEJAR PTN

Ujian Nasional untuk tingkat SMA sudah selesai. Setelah menamatkan sekolah menengah atas, pasti ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta. Pendidikan tinggi pada hakekatnya merupakan upaya sadar untuk meningkatkan kadar ilmu pengetahuan dan pengamalan bagi mahasiswa dan lembaga dimana upaya itu bergulir menuju sasaran-sasaran pada tujuan yang ditetapkan.

Kini bagi yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-1 di Perguruan Tinggi Negeri, harus bersaing ketat dengan mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri periode tahun 2012 yang beberapa bulan lagi akan dilaksanakan.

Menilai Ujian Nasional jenjang pendidikan menengah, Chairil Anwar Notodiputro mengatakan "Sekarang tak ada bukti kebocoran, maka tak ada lagi alasan untuk tidak diintegrasikan masuk PTN,” Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemdikbud ini merasa ujian nasional sekarang sudah kredibel untuk menunjang siswa bersaing mengejar PTN.

Kadar siswa yang mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri, setiap tahunnya selalu meningkat dan dari tahun ke tahun perbandingan ketidak lulusan masuk perguruan tinggi negeri pun selalu meningkat. SNMPTN 2012 merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak.

SNMPTN merupakan jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri yang cukup efektif dan efisien karena memang hemat waktu, tenaga dan biaya. Selain itu murni dari kemampuan kita masing-masing. Keuntungan dengan mengikuti SNMPTN yaitu biaya kuliah yang tidak begitu mahal karena sudah disubsidi oleh pemerintah. Seseorang yang mengikuti SNMPTN berkesempatan untuk memilih perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, tanpa harus datang langsung ke perguruan tinggi tersebut.
SNMPTN 2012 dilaksanakan melalui :
  1. jalur undangan, berdasarkan penjaringan prestasi akademik tanpa ujian tertulis dan/atau keterampilan, dan 
  2. jalur ujian tertulis(khusus program studi Ilmu Seni dan Keolahragaan melaksanakan ujian keterampilan).
Hasil Ujian Nasional (UN) akan dijadikan sebagai evaluasi akhir kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012. Hal tersebut berlaku baik untuk SNMPTN jalur undangan maupun jalur ujian tertulis. Sejalan  dengan adanya program Pemerintah tentang Bidikmisi, bagi calon yang dinyatakan diterima melalui; masing-masing jalur seleksi dapat mengajukan permohonan memperoleh beasiswa Bidikmisi sehingga mendukung keberlanjutan studinya, khususnya untuk keluarga yang kurang mampu.

Beberapa perubahan yang mendasar pada SNMPTN 2012 ini adalah membangun kebersamaan dan kepercayaan antar-PTN diseluruh Indonesia, selain itu sebagai sarana untuk melatih generasi muda untuk melek tekhnologi informasi yang juga memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa miskin dan berprestasi.

Adapun tujuan diadakannya SNMPTN yaitu untuk memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi. Karena tujuan pendidikan tinggi yaitu turut memelihara keseimbangan wacana kehidupan sistem kelembagaan masyarakat yang hakekatnya berarah ganda menuju kadar intelektual meningkat dan kedewasaan moral.

Sedikit tips untuk persiapan mengikuti SNMPTN yaitu jaga kesehatan, mari belajar keras, ikut Bimbel OMEGA, ikuti pendaftaran dengan baik dan benar, mempersiapkan peralatan, dan jangan lupa berdoa. Selamat berjuang, kejar PTN dengan SNMPTN.
»»  READMORE...

Rabu, 07 Maret 2012

Sukses UNAS 2012

Ujian Nasional tinggal beberapa bulan lagi, sudah siapkah para siswa dan siswi menghadapinya? Meskipun Ujian Nasional tidak lagi menjadi isu yang menarik tapi yang jelas masih perlu untuk kita cermati dan perhatikan secara seksama.

Dalam ilmu evaluasi pendidikan, ada yang disebut ujian mutu (national assesment). Ujian mutu pendidikan berfungsi untuk pemetaan kebijakan pendidikan sebuah negara, seperti yang dilakukan oleh National Assessment of Educational Progress (NAEP) di Amerika Serikat.

Selain itu, ada yang disebut ujian umum (public assessment) yang digunakan untuk menentukan kelulusan siswa dan penempatan pada pendidikan lanjutan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan pemerintah tetap akan menggelar Ujian Nasional tahun 2012. Ujian nasional dijadwalkan berlangsung pada April 2012. Menteri Nuh mengatakan, saat ini perdebatan mengenai UN sudah selesai.

Kalau kita cermati secara seksama, ada empat kunci pelaksanaan UN yang baik atau kredibel :

  1. dijamin keamanan dan kerahasiaannya. Karena jika berkasnya bocor, maka kredibilitas UN itu sudah berkurang, bahkan hilang. 
  2. dari sisi ketepatan distribusi, harus tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat bahan yang mau diuji. 
  3. pada hari pelaksanaan harus dijamin kelancarannya. Jangan sampai soal sudah ada semua tapi soal ujian yang dibagikan salah. Kalau seandainya terjadi kesalahan, maka harus disiapkan satu sistem yang mampu mengantisipasi kesalahan tersebut. 
  4. dalam sistem evaluasi harus dipastikan agar nilai rapor bisa menjamin bahwa nilai itu mencerminkan kemampuan sang anak. Nilai rapor jangan mencekungkan atau mencembungkan nilai anak yang sebenarnya.

Jika keempat kunci pelaksanaan tadi bisa dipenuhi, maka ada dua hal yang bisa diraih. Pertama, bisa dilakukan pemetaan tentang ragam kompetensi siswa dan penyebarannya. Kedua, informasi kualitas sang anak (lulus atau tidak lulus).

bahwa ujian nasional bukanlah penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan satuan pendidikan. Namun, satuan pendidikan menentukan kelulusan berdasarkan, tuntas kegiatan belajar mengajar, akhlak yang baik, dan ujian nasional. Mungkin sekolah-sekolah yang berada di daerah sudah mulai lega dengan beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kemdikbud tersebut, tapi jangan lantas mempermudah kelulusan para siswanya. Meskipun UN bukan menjadi penentu kelulusan mutlak, yang jelas para guru lebih mengetahui kemampuan-kemampuan siswanya dengan baik.

Semoga guru tidak mengajarkan strategi untuk memberikan bocoran pada saat dilaksanakan UN. Bagi sekolah-sekolah yang belum memiliki kualitas pendidikan yang baik, bisa jadi sejuta cara akan dilaksanakan untuk menyelamatkan sang murid dan citra sekolah dari image negatif akan banyaknya siswa yang tidak lulus.
»»  READMORE...