Kamis, 15 Desember 2011

Bimbingan Belajar

Masalah belajar adalah inti dari kegiatan disekolah. Sebab semua sekolah diperuntukkan bagi berhasilnya proses belajar bagi setiap siswa yang sedang studi di sekolah tersebut yang ditandai oleh tingkat kelulusan siswa dalam menghadapi Ujian Akhir Nasional. Dalam proses belajar sangat diperlukan bimbingan bagi peserta didik.

Padatnya materi yang harus ditempuh, seringkali membuat peserta didik merasa kewalahan dan tidak cukup hanya dengan belajar di sekolah. Waktu dan kesempatan yang terbatas, dan terkadang guru yang kurang menguasai materi menjadi salah satu kendala kurangnya pembelajaran di sekolah.

Salah satu solusi untuk menambah penguasaan materi pembelajaran di sekolah adalah dengan mengikuti bimbingan belajar. Ikut Bimbingan Belajar berarti :
  • Kesempatan belajar lebih lama, 
  • Membiasakan anak didik untuk selalu rajin belajar baik disaat di sekolah maupun diluar sekolah. 
  • Membiasakan berkompetisi antar siswa antar sekolah agar tidak menjadi jago kandang. 
  • Membiasakan belajar antar siswa antar sekolah agar terjadi jaringan antar pelajar antar sekolah untuk mengurangi perkelahian pelajar antar sekolah dan menciptakan ukuwah tanpa membedakan kasta (Menjauhkan kesan sekolah/ kampus sebagai menara gading). 
  • Membantu meningkatkan daya juang siswa, dimana anak-anak yang ikut bimbel sehabis pulang sekolah bukannya langsung tidur siang tetapi malah pergi belajar ke bimbel. 
  • Mencari ilmu tidak harus menunggu gagal terlebih dahulu, ikut bimbel tidak harus menunggu sekolahannya jelek terlebih dahulu, sekolahannya bagus sekalipun yang namanya menuntut ilmu itu berlaku sepanjang hayat. 
  • Sebagai “tempat bermain” yang positif, dimana banyak orangtua, ayah dan ibu, yang kedua-duanya sibuk mencari nafkah diluar rumah. Sehingga sebagian orangtua siswa bimbel menganggap bimbel adalah “Taman Pintar” bagi putra-putrinya. 
OMEGA CREATIVE LEARNING CENTER adalah satu-satunya Lembaga Bimbingan Belajar di Kota Malang yang bisa memberikan Solusi CERDAS dengan cara-cara KREATIF untuk hasil prestasi yang MEMBANGGAKAN. Di lembaga ini, putra-putri anda tidak hanya mendapatkan materi tambahan sesuai dengan kurikulum yang ada di sekolah. Beberapa alasan hingga kami layak mendapat kepercayaan anda adalah :
  • Setiap siswa peserta Bimbingan Belajar OMEGA akan mendapatkan modul sesuai paket yang diikuti. Modul ini sangat cocok untuk siswa yang mengikuti bimbingan belajar ataupun untuk materi belajar sendiri di rumah.Pemaparan materi modul disajikan secara singkat, padat, dan tepat sasaran disertai cara cepat. Bukan berarti modul ini jalan pintas menjawab soal, akan tetapi lebih kepada trik dalam mensiasati keterbatasan waktu saat menjalani ujian. Sangat cocok diterapkan dalam menjawab soal ujian. 
  • Tentor/pendamping belajar putra-putri anda masih berusia muda dan berpengalaman. Usia yang tidak jauh berbeda dengan usia putra-putri anda diharapkan bisa menjadi teman berbagi cerita bagi putra-putri anda. Rasa sungkan untuk bertanya dan berdiskusi bisa lebih diminimalkan.
  • Pendekatan lebih personal. Kami menyadari bahwa setiap individu itu berbeda, maka pendekatan pembelajaran akan lebih efektif bila setiap tentor memahami karakter setiap individu peserta didik.
  • Untuk lebih memfokuskan pada pendekatan secara personal pada setiap karakter individu peserta, kami membatasi kelas. Kelas Kecil, Maksimal 10 peserta per kelas. Tentunya, dengan jumlah anggota kelas yang dibatasi akan lebih mudah dalam penguasaan kelas.
  • GRATIS Hypno Learning - sebuah metode belajar dengan "auto sugesti" untuk menggali potensi diri  melalui alam bawah sadar, sehingga siswa bisa lebih fokus, lebih mudah menyerap materi, dan lebih bersemangat.
 Jangan ragu untuk memilih bimbingan belajar OMEGA.
»»  READMORE...

Rabu, 14 Desember 2011

Motivasi Belajar Anak

Kami mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan baru selama mengelola Omega Creative Learning Center ini. Salah satu yang paling penting adalah pengetahuan tentang karakter anak dan model belajar mereka. Hal ini penting karena sangat berpengaruh terhadap keberhasilan mereka di sekolah dalam mencapai prestasi terbaik dan peringkat di kelas.

Kami ingin memulainya dengan pengertian yang sederhana yang harus dipahami oleh orang tua dan tenaga pengajar Omega Creative Learning Center. Pengertian bahwa, ‘setiap anak itu spesial‘.
Ini bukan jargon semata, atau pemanis bibir, tapi teori bahwa ‘setiap anak itu spesial’ adalah benar adanya. Setiap anak dilahirkan membawa kecenderungan masing-masing yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ia tidak sama dengan siapapun.

Setiap anak yang dilahirkan tidak sama pembawaannya dengan orang tuanya (ayah dan ibunya). Mungkin mirip-mirip iya, tapi seorang anak tidak akan persis sama sifatnya dengan kedua orang tuanya. Dia dilahirkan membawa sifat sendiri, membawa kecenderungan sendiri dan kelebihan serta kekurangan sendiri.
Bahkan anak yang dilahirkan kembar, identik sekalipun. Mereka tidak persis dalam segala hal. Mereka unik, setiap anak unik. Dan karena itu, mereka spesial.

Pengertian ini harus dipahami oleh orang tua dan pengajar les privat. Mereka harus paham dalam menangani seorang anak, butuh cara yang unik dan spesial. Tidak bisa disamakan dengan siapapun, dan tidak boleh diperlakukan sama dengan siapapun. Termasuk jika mereka ada masalah, solusinya juga pasti berbeda dengan solusi yang sudah berhasil diterapkan untuk orang lain.

Dalam memotivasi seorang anak (siswa), kita harus mengerti betul bagaimana sifat anak ini. Apa sesungguhnya masalah mereka. Apa kelebihan yang mereka punyai? Apa kekurangan yang mereka punyai? Lingkungan seperti apa yang ada disekitarnya? Kondisi psikologis seperti apa yang sedang mereka hadapi sekarang ini?Dll.

Dari pertanyaan-pertanyaan di atas secara detil, kita akan tahu cara terbaik memotivasi belajar mereka.
Coba simak beberapa kasus yang pernah kami alami :
  1. Ada seorang siswa dengan IQ hampir 130-an tapi tidak berprestasi di sekolahnya. Bahkan cenderung mendapatkan nilai minus. Tidak ada motivasi. Bahkan pernah suatu hari ia tidak menyelesaikan satupun soal UTS di sekolahnya. Apa yang terjadi? Apa masalah yang sedang ia tanggung?
  2. Ada seorang siswa yang sampai kelas 5 SD belum bisa membaca, belum bisa menulis, belum bisa berhitung? Apa yang salah?
  3. Ada seorang siswa yang tidak bisa diajak komunikasi dengan bicara. Tiap diajak bicara cuma ngangguk dan nggeleng. Tapi mengerjakan soal lumayan bisa. Begitu dapat soal cerita dia bingung. Apa masalahnya? Bagaimana solusinya?
Itulah alasan kami, setiap ada murid yang ‘bermasalah’, langkah pertama yang kami lakukan adalah ‘menyelediki’ seluruh data kondisi yang mungkin kami ketahui. Kondisi keluarga, kondisi sekolah, pengalaman masa lalunya, perilaku orang tua terhadap anak, kondisi teman, film yang sering ditonton, dst.

Dari situlah kami memutuskan beberapa sikap untuk memotivasi anak agar berprestasi di sekolahnya. Beberapa mungkin tidak sampai mendapat peringkat terbaik di kelas, tapi dengan berada di atas rata-rata dan prestasi meningkat. Bagi kami, itu prestasi.
»»  READMORE...